IMPLEMENTASI MANAJEMEN KURIKULUM MERDEKA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMA TAHFIDZ ASSAIDIYAH
DOI:
https://doi.org/10.35127/kabillah.v8i2.468Keywords:
Implementasi, Manajemen, Kurikulum Merdeka, Mutu Pendidikan.Abstract
Abstrak:
Kehadiran Kurikulum Merdeka yang diterbitkan oleh pemerintah pada tahun 2022 bertujuan untuk meningkatkan Mutu Pendidikan di Indonesia, SMA Tahfidz Assaidiyah merupan sekolah yang menerapkan Kurikulum Merdeka di kota Sampang Jawa Timur. Ada tiga pokok yang menjadi kajian dalam penelitian ini yaitu: Pertama, Bagaiamana Perencanaan Kurikulum Merdeka Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMA Tahfidz Assaidiyah Sampang?. Kedua, Bagaimana Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMA Tahfidz Assaidiyah Sampang?. Ketiga, Bagaimana Evaluasi Kurikulum Merdeka Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMA Tahfidz Assaidiyah Sampang?. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan tiga pokok yaitu: Pertama, Perencanaan Kurikulum dilakukan dengan tiga hal yaitu: Pertama, Menyelenggarakan In House Training (IHT) tentang Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) bagi seluruh guru dan staf. Kedua, Menyusun Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) yang mencakup dua komponen utama yaitu Alur Tujuan Pendidikan (ATP) dan Capaian Pembelajaran (CP) yang merupakan isi dari bagian ATP. Ketiga, Mengkaji dan Menyusun Program Tahunan (PROTA), Program Semester (PROSEM) dan Kalender Pendidikan di sekolah tersebut. Kedua, Pelaksanaan Kurikulum Merdeka dilaksanakan dengan tiga hal yaitu: Pertama, Melaksanakan Kegiatan Intrakurikuler, Kokurikuler dan Ekstrakurikuler. Kedua, Melaksanakan Pembelajaran Yang Berpusat Pada Peserta Didik. Ketiga, Mengembangkan Kurikulum Merdeka dengan menyesuaikan visi dan misi sekolah tersebut. Ketiga, Evaluasi Kurikulum Merdeka di SMA Tahfidz Assaidiyah Sampang dilakukan dengan dua hal yaitu: Pertama, Melaksanakan Program Supervisi yang dilakukan oleh Kepala Sekolah tersebut. Kedua, sekolah tersebut Mengadakan Rapat Evaluasi Tahunan dan Kondisional.
Abstract:
The presence of the Independent Curriculum issued by the government in 2022 aims to improve the Quality of Education in Indonesia, SMA Tahfidz Assaidiyah is a school that implements the Independent Curriculum in the city of Sampang, East Java. There are three main points that are studied in this study, namely: First, How is the Independent Curriculum Planning in Improving the Quality of Education at SMA Tahfidz Assaidiyah Sampang?. Second, How is the Implementation of the Independent Curriculum in Improving the Quality of Education at SMA Tahfidz Assaidiyah Sampang?. Third, How is the Evaluation of the Independent Curriculum in Improving the Quality of Education at SMA Tahfidz Assaidiyah Sampang?. The method used is a qualitative approach that is descriptive. Data sources are obtained through observation, interviews and documentation. The results of this study explain three main points, namely: First, Curriculum Planning is carried out with three things, namely: First, Organizing In House Training (IHT) on the Implementation of the Independent Curriculum (IKM) for all teachers and staff. Second, Compiling the Operational Curriculum of the Education Unit (KOSP) which includes two main components, namely the Educational Objective Flow (ATP) and Learning Outcomes (CP) which are the contents of the ATP section. Third, Reviewing and Compiling the Annual Program (PROTA), Semester Program (PROSEM) and Education Calendar at the school. Second, the Implementation of the Independent Curriculum is carried out with three things, namely: First, Implementing Intracurricular, Co-curricular and Extracurricular Activities. Second, Implementing Student-Centered Learning. Third, Developing the Independent Curriculum by adjusting the vision and mission of the school. Third, Evaluation of the Independent Curriculum at SMA Tahfidz Assaidiyah Sampang is carried out with two things, namely: First, Implementing the Supervision Program carried out by the Principal. Second, the school Holds Annual and Conditional Evaluation Meetings.