ANALISIS STRATEGI PELAYANAN PERUSAHAAN PELAYARAN KAPAL PEMULA

Studi Kasus PT. CAPUTRA BUMIBAHARI Banten

Authors

  • Royhans Effendy Ural Federal University, Rusia
  • Ailsa Ramadhini Hermanto Universitas Jember

Keywords:

Strategi Pelayanan, Pelayaran Kapal, PT. CAPUTRA BUMIBAHARI

Abstract

Abstrak:

Perusahaan yang bergerak di bidang jasa pelayaran ataupun kapal sejatinya selalu didekatkan dengan teknologi yang berkemajuan sehingga tidak dapat dipungkiri perusahaan-perusahaan disebutkan selalu dekat dengan kemajuan dan perkembangan teknologi sampai saat ini. Mayoritas perusahaan-perusahaan pelayaran mulai melakukan pengembangan pengembangan dan inovasi-inovasi dalam menarik para wisatawan dari berbagai kalangan mancanegara dengan upaya meningkatkan strategi-strategi pemasaran yang lebih inovatif dengan tetap mengedepankan kualitas pelayanan dengan dimensi kepuasan pelanggan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Caputra Bumi Bahari (CBB) sebagai pemilik dan Operator kapal wisata Quicksilver sejak tahun 1991 yang berlokasi di Bali berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan Cruise dengan cara peremajaan armada Catamaran Wavepiercer. CBB memberikan kepercayaan kepada galangan dalam negeri PT. Caputra Mitra Sejati (CMS) untuk membangun armada baru Quicksilver IX dengan kapasitas yang lebih besar agar dapat mengakomodir total penumpang 500 orang beserta 50 awak. Hasil penelitian menyatakan keberhasilan perusahaan dalam survive atau bertahan dan berdampak pada keberlanjutan operasional perusahaan tidak terlepas dari adanya tantangan-tantangan yang hadir baik dari pihak internal maupun eksternal namun pihak perusahaan menyatakan bahwa mereka mempunyai karakteristik-karakteristik unik dan strategi strategi khusus dalam menghadapi permasalahan tersebut. Jika ditinjau lebih jauh sejatinya perusahaan yang baru bergerak beberapa periode tentunya akan dihadapkan dengan tantangan-tantangan yang cukup mengganggu baik dari segi kerugian sampai kebangkrutan. Namun uniknya pada perusahaan ini berhasil memberikan pandangan terhadap peneliti bahwa kondisi yang dijalankan masih cukup stabil dan tidak mendapatkan pengaruh negatif yang sangat signifikan hal itu dibuktikan dengan penguatan wawancara Kepala pemasaran PT Ciputra bumi bahari Banten.

 

 

Abstract:

Companies operating in the field of shipping or ship services are actually always close to advanced technology so it cannot be denied that these companies are said to have always been close to technological progress and development to date. The majority of shipping companies are starting tourists from various international groups with efforts to improve more innovative marketing strategies while still prioritizing service quality with the dimension of customer satisfaction. This research is a type of qualitative research that is descriptive in nature. CBB as the owner and operator of Quicksilver tourist boats since 1991 located in Bali is committed to continuing to improve Cruise services by rejuvenating the Wavepiercer Catamaran fleet. CBB gives trust to the domestic shipyard PT. Caputra Mitra Sejati (CMS) to build a new fleet of Quicksilver IX with a larger capacity to accommodate a total of 500 passengers and 50 crew members. The research results state that the company's success in surviving and having an impact on the sustainability of the company's operations cannot be separated from the challenges that arise from both internal and external parties, but the company states that they have unique characteristics and special strategies in dealing with problems. However, what is unique is that this company the conditions under which it is operating are still quite stable and have not had a very significant negative impact, this is proven by the reinforcement of the interview by the Head of Marketing of PT Caputra Bumi Bahari Banten.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2024-12-30

Issue

Section

Articles