ANALISIS KASUS PELANGGARAN KODE ETIK DALAM PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN: STUDI KASUS MANIPULASI LAPORAN KEUANGAN OLEH PT. KERETA API INDONESIA (Persero)
DOI:
https://doi.org/10.35127/kabillah.v9i2.415Keywords:
PT. KAI, Manipulas Laporan Keuangan, Pelanggaran Kode Etik, Etika Profesi, AkuntanAbstract
Di tengah era globalisasi dan digitalisasi, para pekerja menghadapi tantangan yang semakin kompleks, memicu tekanan internal dan eksternal yang dapat menyebabkan perilaku tidak etis di lingkungan kerja. Salah satu kasus yang mencolok adalah manipulasi laporan keuangan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada tahun 2005. Sebagai Badan Usaha Milik Negara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, PT KAI memiliki kewajiban untuk menyampaikan laporan keuangan yang akurat kepada stakeholders. Namun, laporan yang mengklaim laba sebesar Rp 6,9 miliar ternyata menyembunyikan kerugian sebesar Rp 63 miliar, melanggar prinsip-prinsip kode etik akuntan yang menekankan integritas dan kejujuran. Kasus ini memicu perdebatan antara manajemen dan dewan komisaris mengenai keabsahan laporan keuangan, serta menimbulkan dampak negatif bagi investor dan reputasi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelanggaran kode etik dalam konteks laporan keuangan PT KAI, menggali alasan di balik tindakan tersebut, serta dampaknya terhadap berbagai pihak. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan tentang pentingnya penerapan etika profesi dalam akuntansi dan dampaknya terhadap kepercayaan publik.