Analisis Efektivitas Pelatihan Wirausaha Terhadap Peningkatan Kemampuan Berwirausaha di Kabupaten Sampang

Authors

  • Nasrul Hadi IAI Nazhatut Thullab Sampang
  • Khoiril Anwar IAI Nazhatut Thullab Sampang
  • Thoif zamroni IAI Nazhatut Thullab Sampang

DOI:

https://doi.org/10.35127/kabillah.v4i1.104

Abstract

Abstrak:

Pelatihan wirausaha sebagai salah satu langkah  bagaimana cara kita melatih para wirausahawan muda  dilatarbelakangi  oleh banyaknya pengusaha-pengusaha yang ada mengalami kegagalan  dalam berwirausaha, hal itu dikarenakan kurangnya pengalaman dan kurangnya pengetahuan tentang bagaimana mereka memulai dalam berwirausaha.

Berdasarkan hal tersebut, maka ada dua permaslahan yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini, yaitu: pertama, Kegiatan apa saja yang dilakukan Disporabudpar Koperasi dalam pelatihan kewirausahaan di Kab. Sampang, kedua, Bagaimana Efektivitas Pelatihan Kewirausahaaan di Kab. Sampang

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Deskriptif. Sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, informannya adalah Disporabudpar, Koperasi, dan peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pertama, kegiatan yang diberikan pada saat pelatihan itu ialah, memberikan sebuah motifasi tentang bagaimana menjalankan sebuah usaha, memberikan materi dasar bagaimana memulai dalam sebuah usaha, dan bagaimana cara memasarkannya. Kedua, terkait Efektif tidaknya sebuah pelatihan, dimana hasilnya tidak efektif banyak indikator yang tidak tercapai seperti: pertama reaksi, peserta ada yang menanggapi positif dan ada juga yang menanggapi negatif terkait pelatihan tersebut, kemudian terkait kepuasan peserta terhadap materi yang disampaikan banyak yang menanggapi kurang puas, dan apakah pelatihan itu bermanfaat bagi usaha yang sedang dijalankan, banyak peserta juga yang mengatakan tidak ada, kemudian yang kedua tentang pembelajaran, banyak juga dari peserta yang tidak mempelajari terkait apa yang disampaikan pada saat pelatihan itu, dan yang ke tiga tentang perilaku, yang ketiga ini banyak sifat dan perilaku dari peserta pelatihan yang baik, karna itu adalah bagian dari  kenyamanan pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan, dan yang ke empat ialah business impact, tentang meningkat tidaknya penjualan dan pendapatan setelah mengikuti pelatihan, banyak dari peserta yang tidak mendapatkan keberhasilan dipoin terakhir itu, sehingga pelatihan itu tidak bisa dikatakan efektif.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2019-06-23

Issue

Section

Articles