Dinamika Bank Syariah Pascamarger: Kontribusi terhadap Stabilitas Sistem Keuangan
Keywords:
Islamic banking merger, financial system stability, intermediation function, governance, financial inclusion.Abstract
The merger of Islamic banks in Indonesia represents a strategic initiative to strengthen the structure of the Islamic financial industry and enhance national banking competitiveness. This study aims to examine the institutional and operational dynamics of Islamic banks after the merger and their implications for intermediation functions and financial system stability. This research employs a qualitative approach using descriptive-analytical methods through literature review and policy analysis. The findings indicate that the merger strengthens institutional structures, improves operational efficiency, and increases the financing capacity of Islamic banks, particularly toward the real sector. Furthermore, Sharia-based financing characteristics contribute to more balanced risk-sharing and stronger liquidity resilience. Nevertheless, the expanded scale of operations after the merger requires stronger governance, risk management, and adaptive regulatory supervision. Overall, the Islamic banking merger plays a significant role in enhancing national financial system stability, promoting Islamic financial inclusion, and supporting sustainable and equitable economic development.
Downloads
References
Ascarya. (2024). Ekosistem ekonomi syariah dan peran perbankan syariah dalam pembangunan berkelanjutan. Jakarta: Bank Indonesia.
Ascarya, & Sakti, A. (2022). Konsolidasi perbankan syariah dan implikasinya terhadap stabilitas sistem keuangan. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, 12(2), 85–102.
Bank Indonesia. (2022). Kajian stabilitas sistem keuangan syariah. Jakarta: Bank Indonesia.
Bank Indonesia. (2023). Laporan perkembangan keuangan syariah Indonesia. Jakarta: Bank Indonesia.
Bank Indonesia. (2024). Kebijakan makroprudensial dan penguatan sistem keuangan syariah. Jakarta: Bank Indonesia.
Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia. (2021). Pedoman pengawasan syariah pada lembaga keuangan syariah. Jakarta: DSN-MUI.
Otoritas Jasa Keuangan. (2021). Roadmap pengembangan perbankan syariah Indonesia 2020–2025. Jakarta: OJK.
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Laporan tahunan perbankan syariah. Jakarta: OJK.
Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Pengawasan berbasis risiko pada industri jasa keuangan syariah. Jakarta: OJK.
Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Stabilitas sektor jasa keuangan dan penguatan tata kelola perbankan syariah. Jakarta: OJK.
Rahman, A. (2021). Good corporate governance dan manajemen risiko pada perbankan syariah. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 5(1), 45–60.
Rahmawati. (2023). Efisiensi operasional dan kinerja keuangan bank syariah pascamerger. Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah, 7(2), 101–118.
Sakti, A., & Beik, I. S. (2022). Stabilitas sistem keuangan dalam perspektif keuangan syariah. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 8(1), 1–20.
