ANALISIS KRITIS TERHADAP IMPLEMENTASI KEBIJAKAN FOOD COLONY DALAM PEMBERDAYAAN USAHA KECIL DAN MENENGAH DI PAMEKASAN

Authors

  • Fajar Surahman Universitas Madura
  • Syaiful Anam Universitas Madura

Keywords:

Pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah,  Kebijakan Food Colony, Implementasi Kebijakan.

Abstract

Abstrak:

Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan Food Colony dalam pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah di Pamekasan. Kebijakan ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional Usaha Kecil dan Menengah melalui penyediaan fasilitas produksi bersama, dukungan pemasaran, dan pelatihan kewirausahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini telah memberikan dampak positif signifikan terhadap peningkatan pendapatan Usaha Kecil dan Menengah, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan jaringan sosial di antara pelaku Usaha Kecil dan Menengah. Namun, kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran, kurangnya koordinasi lintas sektor, serta resistensi dari beberapa pelaku Usaha Kecil dan Menengah yang enggan berpartisipasi. Implikasi kebijakan yang diusulkan mencakup peningkatan alokasi dana, memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan, dan memperluas program sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi UKM. Penelitian ini juga merekomendasikan studi lanjutan yang memperluas cakupan geografis dan menggunakan metode kuantitatif untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dampak kebijakan Food Colony di daerah lain. Kesimpulannya, meskipun masih ada tantangan, kebijakan Food Colony memiliki potensi besar untuk memberdayakan Usaha Kecil dan Menengah di Pamekasan dan dapat menjadi model yang diadopsi di daerah lain di Indonesia.

 

Abstract:

This study analyzes the implementation of the Food Colony policy in empowering Small and Medium Enterprises in Pamekasan. This policy is designed to improve the operational efficiency of Small and Medium Enterprises through the provision of co-production facilities, marketing support, and entrepreneurship training. The research uses a qualitative approach with a case study method, involving observation, interviews, and document analysis. The results of the study show that this policy has had a significant positive impact on increasing the income of Small and Medium Enterprises, creating jobs, and strengthening social networks among Small and Medium Enterprises. However, the obstacles faced include budget limitations, lack of cross-sector coordination, and resistance from several Small and Medium Business actors who are reluctant to participate. The proposed policy implications include increasing fund allocation, strengthening collaboration between stakeholders, and expanding outreach programs to increase SME participation. The study also recommends further studies that expand geographic coverage and use quantitative methods to gain a more comprehensive understanding of the impact of Food Colony policies in other regions. In conclusion, although there are still challenges, the Food Colony policy has great potential to empower Small and Medium Enterprises in Pamekasan and can be a model adopted in other regions of Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2024-12-30

Issue

Section

Articles