STUDI OBSERVASI TANTANGAN DALAM INTERAKSI DENGAN PEMBERI TENDER DAN VENDOR DI INDUSTRI KONTRAKTOR

Authors

  • Axl Christopher Universitas Surabaya
  • Idfi Setyaningrum Universitas Surabaya

Keywords:

Konstruksi, Kerjasama, Relasi, Jaringan.

Abstract

Abstrak:

Sebagai industri yang berperan besar dalam ekspansi pertumbuhan ekonomi, industri konstruksi melibatkan banyak pihak luar dalam operasional mereka. Hal ini menimbulkan banyak kerjasama yang saling menguntungkan satu sama lain, di satu sisi juga menjadi celah atau ruang yang muncul untuk adanya miskomunikasi yang bisa merugikan kedua belah pihak atau lebih dalam pengerjaan sebuah proyek. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dari PT.X selaku salah satu perusahaan kontraktor yang berpengalaman di bidangnya. Data didapat melalui observasi langsung, wawancara, dan praktik pembelajaran secara langsung. Menerapkan studi dan teori Strength of Weak Ties (SWT) oleh Granovetter tentang hubungan interpersonal yang berbeda-beda dapat mempengaruhi hasil kolaborasi, peluang, dan inovasi yang berbeda-beda. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam luasnya lingkungan sektor konstruksi yang melibatkan banyak pihak, miskomunikasi merupakan hal yang akan muncul sebagai konsekuensi alami dalam berhubungan dengan beberapa pihak atau kelompok secara bersamaan. Ikatan lemah dalam praktik nyata lingkungan konstruksi menunjukan adanya hasil yang bermanfaat seperti yang telah ditelaah teori SWT oleh Granovetter. Kesadaran akan pentingnya komunikasi dan pengupayaan hubungan baik antar usaha dalam jaringan partnership harus selalu di bangun dan dipertahankan. Penerapan strategi atau perilaku dari PT. X dalam berinteraksi dengan perusahaan eksternal bisa diterapkan pada berbagai macam sektor yang bergantung pada pihak-pihak eksternal dalam operasionalnya dalam menghasilkan keuntungan.

 

Abstract:

As an industry which largely contributes to the expansion of economic growth. The construction industry involves numerous outside parties in their operation. This gives rise to a lot of mutually beneficial collaboration; on the one hand it also creates gap or spaces that arise for miscommunication which can be detrimental to both parties or more in working on a project. This research uses a qualitative method with a case study approach from PT. X as one of the experienced contractor companies in its field. Data was obtained through direct observation, interviews, and direct learning practices. Granovetter’s application of Strength of Weak Ties (SWT) studies and theory regarding different interpersonal relationships can influence different collaboration outcomes, opportunities, and innovations. The research result shows that in the vast construction sector environment which involves many parties, miscommunication is something that will arise as a natural consequence in interacting with several parties or groups simultaneously. Weak ties in the real practice of construction environments show beneficial results as studied by Granovetter’s SWT theory. Awareness of the importance of communication and striving for good relationships between businesses in the partnership network must always be built and maintained. Implementation of strategies or behavior from PT. X in interacting with external companies can be applied to various other sectors that depend on external parties in their operations to generate profits.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2024-12-30

Issue

Section

Articles