EKSISTENSI DAN DINAMIKA KELUARGA LINTAS IMAN MASYARAKAT KARO DI KOTA KABANJAHE

Authors

  • Wira Sanjaya Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Aulia Kamal Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.35127/kabillah.v8i2.268

Keywords:

Keluarga Lintas Agama, Seiman, Suku Karo

Abstract

Abstrak:

Kajian penelitian ini tentang bagaimana keadaan masyarakat karo dengan keluarga lintas agama di Kota Kabanjahe. Dalam struktur masyarakat karo, yang umumnya masyarakat karo itu sendiri dan pendatang dari berbagai penjuru, menyaksikan adanya dinamika dalam masyarakat. Kehadiran agama menjadikan masyarakat Karo memiliki dua hal yang harus dijalankan secara beriringan, yaitu budaya dan agama. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang memberikan paparan langsung tentang hubungan antara peneliti dan informan, sehingga memudahkan peneliti memperoleh data berupa perkataan dan tindakan informan. Dengan dibantu beberapa informan yang mewakili beberapa keluarga yang di dalamnya terdapat perbedaan keyakinan dan berada dalam lingkup peneliti. Dengan itu informasi dapat dengan mudah diolah dengan cara yang telah ditentukan dan menemukan pengalaman serta temuan baru, guna menghadapi permasalahan atau konflik di kemudian hari. Hasil dari temuan tersebut adalah perbedaan agama dalam keluarga pada masyarakat Karo di Kabanjahe tidak dijadikan sebagai permasalahan yang menginspirasi, Banyak masyarakat Karo yang mempunyai perbedaan agama antar keluarga, budaya Karo dan agama mempunyai persamaan sehingga masyarakat mudah menerima budaya tersebut, masyarakat Karo menerima budaya dan agama lain yang berpacaran, masyarakat Karo tidak membeda-bedakan. Keturunannya diperbolehkan menikah dengan suku selain Karo, masyarakat Karo hidup rukun meski berbeda agama.

 

Abstract:

This research study is about how was going at karo community with cross faith family in the city of Kabanjahe. In the structure of the karo community, which is generally the karo community itself and migrants from all over, witness a dynamic in society. The presence of religion makes the Karo community have two things that must be carried out hand in hand, namely culture and religion. This research is a qualitative descriptive research that provides direct exposure to the relationship between researchers and informants, making it easier for researchers to obtain data in the form of informants' words and actions. With the assistance of several informants who represent several families in which there are different beliefs and are within the scope of the researcher. With that information can be easily processed in a predetermined way and find new experiences and findings, in order to deal with problems or conflicts in the future. The results of these findings are that different religions in the family in the Karo community in Kabanjahe are not used as inspiring problems, Many Karo people have religious differences between families, Karo culture and religion have similarities so that people easily accept this culture, Karo people accept other cultures and religions that are dating, Karo people do not discriminate. Their descendants are allowed to marry tribes other than Karo, Karo people live in harmony even though they have different religions.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-12-08

Issue

Section

Articles