NILAI - NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI "MOLODHAN" MASYARAKAT MADURA
DOI:
https://doi.org/10.35127/kabillah.v7i1.179Abstract
Abstrak:
Maulid Nabi (bahasa Arab: ???? ????? , mawlid annab?) yang dalam istilah masyarakat Madura disebut " Mulodhan", yaitu memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad. Mulodhan di Madura dirayakan pada tanggal 12 Rabiul Awal tiap tahunnya, bahkan ada yang merayakan sebelum atau sesudahnya. Maulid Nabi dirayakan karena sebuah tradisi yang dilakukan Masyarakat setelah Wafatnya Nabi. Perayaan ini merupakan ekspresi kegembiraan (rasa Syukur kepada Allah SWT.), sekaligus penghormatan kepada Nabi SAW , bentuk kegiatan yang dilakukan mengumandangkan shalawat nabi, barzanji, untuk mengetahui keteladanan nabi sebagai Tauladan Umat Islam, akan tetapi ada kelompok yang berpendapat jika merayakan Mulodhan disebut bid’ah dan tidak mengandung nilai–nilai Keimanan di dalamnya. Berdasarkan paparan, penulis termotivasi untuk membahas “Nilai.Pendidikan.Islam.dalam tradisi "Mulodhan" pada masyarakat Madura”.
Kata Kunci: Pendidikan Islam, Tradisi, Peringatan Maulid Nabi
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 KABILAH : Journal of Social Community

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
